ILMU SOSIAL DASAR
PENGERTIAN ILMU SOSIAL DASAR
Ilmu Sosial Dasar adalah ilmu yang
mempelajari masalah-masalah sosial, khususnya masalah2 yg diwujudkan oleh
masyarakat Indonesia, dengan menggunakan Teori2 (fakta, konsep, teori) yg
berasal dari berbagai bidang pengetahuan keahlian dalam lapangan ilmu2 sosial
(seperti Geografi Sosial, Sosiologi, Antropologi Sosial, Ilmu Politik, Ekonomi,
Psikologi Sosial dan Sejarah) MK.
PENGERTIAN ILMU PENGETAHUAN SOSIAL
Ilmu Pengetahuan Sosial merupakan suatu
program pendidikan dan bukan sub-disiplin ilmu tersendiri, sehingga tidak akan
ditemukan baik dalam nomenklatur filsafat ilmu, disiplin ilmu-ilmu sosial
(social science), maupun ilmu pendidikan. Social Scence Education Council
(SSEC) dan National Council for Social Studies (NCSS), menyebut IPS sebagai
“Social Science Education” dan “Social Studies”. Dengan kata lain, IPS
mengikuti cara pandang yang bersifat terpadu dari sejumlah mata pelajaran
seperti: geografi, ekonomi, ilmu politik, ilmu hukum, sejarah, antropologi,
psikologi, sosiologi, dan sebagainya.
TUJUAN dari ILMU SOSIAL DASAR :
1)
Memahami
dan menyadari adanya masalah-masalah sosial yang ada dalam masyarakat.
2)
Warga
Indonesia memiliki sikap dan tingkah laku yang baik dalam masyarakat. agar
tidak terjadi keributan ataupun kericuhan.3)Peka terhadap masalah-masalah
sosial dan tanggap untuk ikut serta dalam usaha mencegah dan menanggulanginya.
PERSAMAAN ISD DAN IPS :
ISD dan IPS sama-sama mempelajari
ilmu-ilmu yang berhubungan dengan masyarakat dan hampir memiliki ruang lingkup
yang sama dalam kemasyarakatan. Juga, merupakan bahan studi untuk program
pengajaran, dan keduanaya terdiri dari kenyataan dan masalah sosial.
RUANG LINGKUP ISD :
Ilmu social dasar memiliki 3 golongan
bahan pembelajaran antara lain :
1) Kenyataan-kenyataan
sosial yang ada dalam masyarakat. Meliputi, latar belakang disiplin ilmu atau
pandangannya.
2) Konsep-konsep
sosial atau pengertian-pengertian tentang kenyataan sosial dibatasi pada konsep
dasar yang sangat diperlukan untuk mempelajari masalah yang dibahas dalam ilmu
pengetahuan sosial.
3)
Membahas
masalah-masalah sosial yang timbul dalam masyarakat.
PERTUMBUHAN
PENDUDUK
A.
PERKEMBANGAN PENDUDUK DUNIA
Manusia diperkirakan hidup di dunia
sudah sekitar dua juta tahun yang lalu. Pada waktu itu jumlahnya masih sangat
sedikit. Bahkan pada 10.000 tahun sebelum masehi, penduduk dunia diperkirakan
baru sekitar 5 juta jiwa.
Namun demikian, pada tahun pertama
setelah masehi, jumlah penduduk dunia telah berkembang hampir mencapai 250 juta
jiwa. Dari tahun pertama setelah masehi, sampai kepada masa permulaan revolusi
industri di sekitar tahun 1750, populasi dunia telah meningkat dua kali lipat
menjadi 728 juta jiwa. Selama 200 tahun berikutnya (1750 – 1950) tambahan
penduduk sebanyak 1,7 milyar jiwa. Tetapi dalam 25 tahun berikutnya (1950 –
1975), ditambah lagi dengan 1,5 milyar jiwa, yang jika dijumlahkan seluruhnya
pada akhir tahun 1975 telah mencapai hampir 4 milyar jiwa.
*Pada
tahun 1986, populasi dunia sudah mendekati angka 5 milyar.
*Pada
tahun 2005 jumlah penduduk dunia sudah mencapai angka 6,45 milyar.
Dari
pertambahan absolut populasi dunia ini, dapat dikemukakan bahwa sejak tahun
1650 Masehi sampai tahun 2005 Masehi, rata-rata pertambahan penduduk dunia
persatuan waktu adalah sebanyak 16,63 juta orang pertahun.
B.
FAKTOR-FAKTOR DEMOGRAFI YANG MEMPENGARUHI PERKEMBANGAN PENDUDUK
KELAHIRAN
(FERTILITAS)
Kelahiran merupakan faktor alami.
Kelahiran adalah bertambahnya jumlah
penduduk di suatu wilayah.
KEMATIAN
(MORTALITAS)
Kematian merupakan faktor alami.
Kematian adalah hilangnya tanda-tanda kehidupan manusia secara permanen atau
berkurangnya penduduk pada suatu wilayah.
PERPINDAHAN
(MIGRASI)
Migrasi merupakan faktor non-alami.
Faktor terakhir yang mempengaruhi kecepatan Perkembangan penduduk suatu daerah
adalah Perpindahan (Migrasi) atau Mobilitas Penduduk yang artinya proses gerak
penduduk dari suatu wilayah ke wilayah lain dalam jangka waktu tertentu.
C.
RUMUS TINGKAT KEMATIAN KASAR, KEMATIAN KHUSUS DAN ANGKA KELAHIRAN
KEMATIAN
KASAR
CDR
= D/P x K
Ket
:
CDR = Crude Death Rate (Angka Kematian
Kasar).
D = Jumlah kematian (death) pada
tahun tertentu
P = Jumlah penduduk pada pertengahan
tahun tertentu
K = Bilangan konstan 1000
KEMATIAN
KHUSUS
ASDRx
= Dx/Px x K
Ket
:
ASDRx = Angka Kematian khusus umur tertentu (x)
Dx = Jumlah Kematian pada umur tertentu
selama satu tahun
Px = Jumlah Penduduk pada umur tertentu
K = Bilangan konstan 1000
ANGKA
KELAHIRAN
Angka kelahiran adalah angka yang
menunjukkan bayi yang lahir dari setiap 1000 penduduk per tahun. Angka
kelahiran bayi dapat dibagi menjadi tiga kriteria, yaitu:
Angka
kelahiran dikatakan tinggi jika angka kelahiran > 30 per tahun.
Angka
kelahiran dikatakan sedang jika angka kelahiran 20-30 per tahun.
Angka kelahiran dikatakan rendah jika angka
kelahiran < 20 per tahun.
D.
PENGERTIAN MIGRASI, MACAM-MACAM MIGRASI, PROSES MIGRASI, DAN AKIBAT MIGRASI
MACAM-MACAM
MIGRASI DAN PROSES MIGRASI
Berikut
adalah macam-macam migrasi :
1. Emigrasi adalah perpindahan penduduk
dari suatu negara ke negara lain.
2. Imigrasi adalah masuknya penduduk ke
dalam suatu daerah negara
3. Urbanisasi adalah perpindahan penduduk
dari desa ke kota.
4. Transmigrasi adalah perpindahan penduduk
antarpulau dalam suatu negara.
5. Remigrasi adalah kembalinya penduduk ke
negara asal setelah beberapa lama berada di negara orang lain.
PROSES
MIGRASI PENDUDUK DARI ASAL KE DAERAH TUJUAN :
Dalam memilih daerah tujuan para imigran
cenderung memilih daerah yang terdekat dengan daerah asal. Kurangnya kesempatan
kerja didaerah asal dan adanya kesempatan kerja didaerah tujuan merupakan salah
satu alasan seseorang melakukan mobilitas penduduk. Informasi yang positif dari
sanak saudara, kerabat tentang daerah tujuan, merupakan sumber informasi yang
penting dalam pengambilan keputusan seseorang untuk berimigrasi. Informasi yang
negatif yang dating ari daerah tujuan, menyebabkan orang enggan untuk
berimigrasi. Makin besar pengaruh daerah perkotaan terhadap seseorang, makin
tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut Makin tinggi pendapatan seseorang,
makin tinggi frekuensi mobilitas orang tersebut. Seseorang akan memilih daerah
tujuan dimana terdapat sanak saudara atau kenalan yang berada didaerah
tersebut. Migrasi masih akan terjadi apabila di suatu daerah ada bencana alam
(banjir, gempa bumi dll). Orang yang berumur muda dan belum berumah tangga
lebih banyak mengadakan mobilitas daripada orang yang sudah berusia lanjut dan
berstatus kawin. Makin tinggi pendidikan seseorang, makin banyak melaksanakan
mobilitas penduduk
AKIBAT
MIGRASI
Akan terjadi pertikaian didalam suatu
kota yang banyaknya imigrasi dikarenakan banyaknya orang yang bersuku tidak
sama, perbedaan sosial budaya, pola pikiran yang tidak sepaham, adab tutur kata
yang tidak sama, dan memandang suatu nilai orang
Akan cepatnya terjadi bencana alam,
karena apabila imigran datang tentu saja mereka mencari tempat tinggal, maka
lahan penghijauan pun menjadi sasaran untuk dibuatnya perumahan sehingga untuk
resapan air pun berkurang sehingga akan terjadi bencana alam banjir dan juga
wabah penyakit
Kesehatan menjadi harga yang lebih mahal
di dalam kota migrasi karena, makin banyak imigran yang datang dengan membawa
alat kendaraannya dan juga elektronik yang mempunyai radiasi dan polusi pun
dimana-mana
Area perkuburan yang makin sempit
dikarenakan lahan yang letaknya seharusnya menjadi area pemakaman justru dibuat
mall, jalan raya besar, dan juga fasilitas prasarana lainnya
Lahan pekerjaan yang sempit karena
banyaknya orang yang mau menetap di kota migrasi dengan mencari uang tetapi
sudah banyaknya lahan pekerjaan yang diambil orang dan juga peluang bisnis yang
area penjualannya sangat sempit
PERKEMBANGAN
BUDAYA INDONESIA
Secara garis besar kebudayaan Indonesia
dapat kita klasifikasikan dalam dua kelompok besar. Yaitu Kebudayaan Indonesia
Klasik dan Kebudayaan Indonesia Modern.
KEBUDAYAAN
KLASIK
Kebudayaan klasik di Indonesia terjadi
pada masa kerajaan-kerajaan di Indonesia. Para ahli kebudayaan telah mengkaji
dengan sangat cermat akan kebudayaan klasik ini. Mereka memulai dengan
pengkajian kebudayaan yang telah ditelurkan oleh kerajaan-kerajaan di
Indonesia. Mereka mempelajari semua dimensi tanpa ada yang dikesampingkan.
Adapun dimensi yang sering ada adalah seperti agama, tarian, nyanyian, wayang
kulit, lukisan, patung, seni ukir, dan hasil cipta lainnya.
KEBUDAYAAN
MODERN
Kebudayaan Indonesia modern dimulai
ketika bangsa Indonesia merdeka. Bentuk dari deklarasi ini menjadikan bangsa
Indonesia tidak dalam kekangan dan tekanan. Dari sini bangsa Indonesia mampu
menciptakan rasa dan karsa yang lebih sempurna. Pada masa pemerintahan awal
soekarno nama Indonesia mulai di kenal di luar negri. Kemajuan teknologinya pun
juga mengalami kemajuan yang pesat, seperti kita berhasil membuat pesawat
buatan sendiri dan teknologi lainnya. Kita juga mempunyai keanekaragaman budaya
yang bervariasi dan khas di setiap daerah serta kesenian-keseniannya. Secara
agama meskipun kita mempunyai 5 agama yang berbeda tetapi kita dapat hidup
rukun dan damai satu sama lain.
Perkembangan budaya di Indonesia
mengalami naik turun. Pada awalnya
masyarakat Indonesia mempunyai banyak peninggalan kebudayaan yang ditinggalkan
oleh nenek moyang terdahulu. Akan tetapi, akhir-akhir ini kebudayaan tersebut
mulai terlupakan seiring dengan munculnya kebudayaan yang lebih modern. Semakin
majunya arus globalisasi juga membuat rasa cinta terhadap kebudayaan sendiri
berkurang, dan hal tersebut berdampak tidak baik terhadap budaya di Indonesia.
Terlalu banyaknya kehidupan asing yang masuk ke Indonesia juga dapat
menghilangkan kebudayaan asli Indonesia. Apabila budaya asing masuk ke
Indonesia, dan tidak ada lagi kesadaran dari masyarakat untuk mempertahankan
dan melestarikannya, maka dapat dipastikan masyarakat Indonesia tidak akan
dapat lagi melihat kebudayaan Indonesia kedepan.
Kemajuan dalam bidang teknologi dan
peralatan hidup, masyarakat pada saat ini dapat bekerja secara cepat dan
efisien karena adanya peralatan yamg mendukungnya sehingga dapat mengembangkan
usahanya dengan lebih baik lagi..Dengan demikian, perkembangan budaya di
Indonesia memiliki dampak positif dan negatif.
Dampak Positif dapat berupa :
1. Peningkatan dalam bidang sistem
teknologi, Ilmu Pengetahuan, dan ekonomi.
2. Terjadinya pergeseran struktur kekuasaan
dari otokrasi menjadi oligarki.
3. Mempercepat terwujudnya pemerintahan
yang demokratis dan masyarakat madani
dalam skala global.
4. Tidak mengurangi ruang gerak pemerintah
dalam kebijakan ekonomi guna mendukung
pertumbuhan ekonomi jangka panjang.
5. Tidak berseberangan dengan desentralisasi.
6. Bukan penyebab krisis ekonomi.
Pengaruh
Negatif berupa :
1. Menimbulkan perubahan dalam gaya hidup,
yang mengarah kepada masyarakat yang
konsumtif komersial. Masyarakat akan minder apabila tidak menggunakan pakaian
yang bermerk (merk terkenal).
2. Terjadinya kesenjangan budaya. Dengan
munculnya dua kecenderungan yang
kontradiktif. Kelompok yang mempertahankan tradisi dan sejarah sebagai
sesuatu yang sakral dan penting (romantisme tradisi). Dan kelompok ke dua, yang
melihat tradisi sebagai produk masa lalu yang hanya layak disimpan dalam
etalase sejarah untuk dikenang (dekonstruksi tradisi/disconecting of culture).
3. Sebagai sarana kompetisi yang
menghancurkan. Proses globalisasi tidak hanya memperlemah posisi negara
melainka juga akan mengakibatkan kompetisi yang saling menghancurkan.
4. Sebagai pembunuh pekerjaan. Sebagai
akibat kemajuan teknologi dan pengurangan biaya per unit produksi, maka output
mengalami peningkatan drastis sedangkan jumlah pekerjaan berkurang secara
tajam.
5. Sebagai imperialisme budaya. Proses
globalisasi membawa serta budaya barat, serta kecenderungan melecehkan
nilai-nilai budaya tradisional.
Globalisasi
merupakan kompor bagi munculnya gerakan-gerakan neo-nasionalis dan
fundamentalis.. Proses globalisasi yang ganas telah melahirkan sedikit pemenang
dan banyak pecundang, baik pada level individu, perusahaan maupun negara.
Negara-negara yang harga dirinya diinjak-injak oleh negara-negara adi kuasa
maka proses globalisasi yang merugikan
ini merupakan atmosfer yang subur bagi tumbuhnya gerakan-gerakan populisme,
nasionalisme dan fundamentalisme.
Malu
menggunakan budaya asli Indonesia karena telah maraknya budaya asing yang
berada di wilayah Indonesia.
KEBUDAYAAN
BARAT
Budaya Barat (kadang-kadang disamakan
dengan peradaban Barat atau peradaban Eropa), mengacu pada budaya yang berasal
dari Eropa. Istilah “budaya Barat” digunakan sangat luas untuk merujuk pada
warisan norma-norma sosial, nilai-nilai etika, adat istiadat, keyakinan agama,
sistem politik, artefak budaya khusus, serta teknologi. Secara spesifik,
istilah budaya Barat dapat ditujukan terhadap:
Pengaruh budaya Klasikdan Renaisans
Yunani–Romawi dalam hal seni, filsafat, sastra, dan tema hukum dan tradisi,
dampak sosial budaya dari periode migrasi dan warisan budaya Keltik, Jermanik,
Romanik, Slavik, dan kelompok etnis lainnya, serta dalam hal tradisi
rasionalisme dalam berbagai bidang kehidupan yang dikembangkan oleh filosofi
Helenistik, skolastisisme, humanisme, revolusi ilmiah dan pencerahan, dan
termasuk pula pemikiran politik, argumen rasional umum yang mendukung kebebasan
berpikir, hak asasi manusia, kesetaraan dan nilai-nilai demokrasi yang
menentang irasionalitas dan teokrasi.
Pengaruh budaya Alkitab–Kristianidalam
hal pemikiran rohani, adat dan dalam tradisi etika atau moral, selama masa
Pasca Klasik.
Pengaruh budaya Eropa Baratdalam hal
seni, musik, cerita rakyat, etika dan tradisi lisan, dengan tema-tema yang
dikembangkan lebih lanjut selama masa Romantisisme
konsep budaya Barat umumnya terkait
dengan definisi klasik dari Dunia Barat. Dalam definisi ini, kebudayaan Barat
adalah himpunan sastra, sains, politik, serta prinsip-prinsip artistikdan
filosofi yang membedakannya dari peradaban lain. Sebagian besar rangkaian
tradisi dan pengetahuan tersebut umumnya telah dikumpulkan dalam kanon
Barat.[1] Istilah ini juga telah dihubungkan dengan negara-negara yang
sejarahnya amat dipengaruhi oleh imigrasi atau kolonisasi orang-orang Eropa,
misalnya seperti negara-negara di benua Amerika dan Australasia, dan tidak
terbatas hanya oleh imigran dari Eropa Barat. Eropa Tengah juga dianggap
sebagai penyumbang unsur-unsur asli dari kebudayaan Barat.[2][3]
Beberapa kecenderungan yang dianggap
mendefinisikan masyarakat Barat modern, antara lain dengan adanya pluralisme
politik, berbagai subkultur atau budaya tandingan penting (seperti
gerakan-gerakan Zaman Baru), serta peningkatan sinkretisme budaya sebagai
akibat dari globalisasi dan migrasi manusia.
PENGERTIAN
INDIVIDU
Individu adalah adalah organisme
tunggal. Organisme yang hidupnya berdiri sendiri, secara fisiologi ia bersifat
bebas dan tidak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya.
PENGERTIAN
PERTUMBUHAN
adalah Perubahan alamiah secara
kuantitatif pada segi jasmaniah / fisik dan menunjukkan kepada suatu fungsi
tertentu yang baru dari organisme/ individu
FAKTOR-FAKTOR
YANG MEMPENGARUHI PERTUMBUHAN
FAKTOR
INTERNAL
Manusia tidak mengetahui apa saja yang
bisa mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan tubuhnya. Kurangnya pengetahuan
manusia tersebut bisa menyebabkan pertumbuhan dan perkembangan manusia kurang
maksimal. Contohnya adalah masa remaja merupakan masa untuk tumbuh dan
berkembang. Namun sayangnya banyak anak remaja yang tidak mengetahui berbagai
macam faktor yang bisa berpengaruh terhadap tumbuh kembangnya sehingga dia
tidak akan memiliki tumbuh kembang yang tidak sempurna. Berikut ini adalah
berbagai macam faktor internal yang berpengaruh terhadap tumbuh kembang manusia
:
GEN
Gen merupakan faktor paling dominan yang
bisa mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia. Gen adalah sifat yang diturunkan
dari induknya. Gen sangat dominan dalam menentukan ciri dan juga sifat manusia.
Contoh yang diturunkan dari gen adalah bentuk tubuh manuia, tinggi tubuh
manusia, warna kulit manusia, bentuk hidung, wajah, alis, mata dan masih banyak
lagi lainnya. Gen juga berpengaruh terhadap sistem metabolisme manusia sehingga
gen tersebut bisa berpengaruh terhadap tumbuh dan kembangnya. (baca : fungsi
rangka manusia)
Manusia yang memiliki gen yang baik, dia
bisa tumbuh dan berkembang sesuai umurnya. Jika manusia memiliki kelainan
genetik akibatnya adalah tumbuh dan kembang manusia menjadi terganggu. Kelainan
genetik ini disebut dengan albino. Ciri dari orang yang mengidap albino ini
adalah dia akan memiliki rambut yang terang, mata yang terang dan juga rambut
yang terang. Sayangnya kelainan ini tidak dapat disembuhkan.
HORMON
Hormon merupakan faktor yang bisa
mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia. Anak remaja merupakan anak yang sedang
dalam fase pertumbuhan dan perkembangan dikarenakan hormon akan lebih matang di
fase ini. Anak remaja yang sudah mendapatkan menstruasi atau mimpi basah
hormonnya akan mengalami kematangan sehingga tidak jarang pada anak remaja yang
telah mendapatkan menstruasi maupun mimpi basah dia akan memiliki berbagai
macam perubahan bentuk tubuh dimana perubahan tersebut termasuk dalam
pertumbuhan dan perkembangan manusia.
Berikut
ini adalah pertumbuhan dan perkembangan manusia di saat remaja :
1. Pada wanita hormon yang matang akan
menyebabkan wanita mengalami pembesaran payudara, pinggang semakin terbentuk,
tubuh semakin tinggi dan juga suara akan menjadi halus. Hormon itu juga membuat
wanita sudah mulai menyukai lawan jenisnya. (baca :fungsi hormon LH dan FSH
pada wanita)
2. Perubahan yang bisa terjadi pada pria
yang menginjak remaja adalah timbulnya jakun di leher, mulai tumbuh kumis dan
juga jenggot, mulai tumbuh bulu ketiak dan juga bulu kemaluan, dada semakin
bidang dan juga suara pria akan terasa lebih berat. Tidak hanya pada wanita, hormon
yang matang itu juga membuat pria sudah mulai menyukai lawan jenisnya. Sehingga
banyak anak remaja yang sudah berani untuk pacaran.
RAS
Ras juga menjadi penentu pertumbuhan dan
perkembangan bagi manusia. Hal itu dikarenakan manusia akan tumbuh dan berkembang
sesuai dengan rasnya masing-masing. Contohnya adalah ras Asia akan memiliki
postur tubuh yang lebih pendek dibandingkan dengan ras Amerika. Selain itu
kulit ras Asia cenderung lebih gelap jika dibandingkan dengan kulit ras
Amerika. Warna rambut ras Asia cenderung hitam dan gelap namun warna rambut
untuk ras Amerika banyak yang memiliki rambut yang pirang.
UMUR
Tidak selamanya manusia berada di dalam
fase pertumbuhan dan perkembangan. Ada masanya tumbuh kembangnya berhenti. Yang
menghentikan tumbuh dan kembang manusia adalah umur. Saat menjadi dewasa,
manusia sudah tidak termasuk dalam fase tumbuh dan kembang lagi. Tumbuh dan
kembang manusia akan dimulai dari dalam rahim sampai dengan dia berumur 20
tahun. Saat itu pertumbuhan dan perkembangan akan terasa lebih cepat
dibandingkan dengan saat sesudah itu.
JENIS
KELAMIN
Jenis kelamin juga merupakan faktor
penentu pertumbuhan dan perkembangan manusia. Contohnya saja adalah sebagai
berikut ini:
Saat masih bayi dan anak-anak, masa
pertumbuhan anak wanita lebih cepat dibandingkan dengan anak laki-laki sehingga
tidak heran jika anak wanita akan lebih cepat berbicara dan berjalan
dibandingkan dengan anak laki-laki.
Saat masa pubertas, keadaannya akan
terbalik dimana pertumbuhan dan perkembangan anak laki-laki lebih cepat
dibandingkan dengan anak wanita. Tidak jarang, laki-laki yang seumuran dengan
anak wanita memiliki gestur tubuh lebih tinggi dibandingkan dengan wanita. Hal
tersebut merupakan salah satu tanda bahwa saat pubertas tumbuh dan kembang anak
laki-laki lebih cepat.
FAKTOR
EKSTERNAL
Selain ada faktor internal yang
mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia, ada faktor dari luar yang mempengaruhi
tumbuh dan kembang manusia. Berikut ini adalah berbagai macam faktor yang bisa
mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia yang ada di muka bumi ini:
GIZI
Salah satu faktor eksternal yang
berpengaruh terhadap pertumbuhan dan perkembangan manusia adalah faktor gizi.
Tidak semua manusia memiliki gizi yang sama. Saat dalam masa pertumbuhan ada
baiknya manusia mencukupi asupan gizinya dengan baik. Gizi juga bisa
mempengaruhi tumbuh dan kembang manusia. Gizi yang baik untuk manusia adalah
makanan yang 4 sehat dan 5 sempurna. Berikut ini adalah makanan 4 sehat 5
sempurna yang perlu diketahui :
Dalam masa pertumbuhan manusia
membutuhkan karbohidrat untuk membuat tubuhnya lebih berenergi. Jika memiliki
energi yang lebih, manusia tersebut bisa melakukan berbagai macam kegiatan
penunjang untuk tumbuh dan kembangnya.
Protein. Makanan sumber protein seperti
tahu, telur, ikan dan tempe bisa djadikan sebagai lauk-pauk yang kaya protein.
Protein itu berfungsi sebagai zat pembangun sel yang rusak.
Vitamin ini banyak ditemukan dalam
makanan yang kaya akan serat. Vitamin inilah yang bisa membuat tubuh manusia
menjadi tumbuh dan juga berkembang. Vitamin ini bisa ditemukan pada bayam,
brokoli dan sayuran-sayuran lainnya.
Mineral. Selain mengkonsumsi makanan
yang kaya akan vitamin, manusia juga diwajibkan utnuk mengkonsumi makanan yang
mengandung mineral. Mineral berfungsi untuk menjaga cairan di dalam tubuh
manusia. Mineral ini bisa ditemukan di buah-buahan yang kaya akan serat.
Untuk pertumbuhan dan perkembangan tubuh
manusia salah satu faktor yang bisa mempercepat pertumbuhan dan perkembangan
manusia itu adalah susu. Mengapa begitu?, hal itu dikarenakan susu kaya akan
kalsium. Susu yang kaya akan kalsium itu bisa membuat tulang semakin bertambah
tinggi dan menjaga kepadatan tulang. Sehingga tidak heran jika manusia yang
mengkonsumsi susu postur tubuhnya akan lebih tinggi dibandingkan manusia yang
tidak mengkonsumsi susu.
PENYAKIT
Faktor eksternal yang kedua yang bisa
mempengaruhi tumbuh dan kembang adalah penyakit. Penyakit yang bisa menyebabkan
pertumbuhan dan perkembangan manusia terganggu baik masih di dalam kandungan
maupun saat sudah berada di luar adalah penyakit yang disebabkan oleh virus.
Pernahkah anda mendengar istilah penyakit TORCH?, penyakit itu bisa membuat
perkembangan dan pertumbuhan manusia menjadi terganggu sejak masih di dalam
kandungan. TORCH ini sangat berbahaya sebab bisa menembus plasenta dan
mengganggu kehidupan janin yang ada di dalam rahim.
INFEKSI
Infeksi juga menjadi faktor eksternal
yang bisa mengganggu pada pertumbuhan dan pekembangan manusia. Infeksi itu
misalnya saja adalah PMS atau penyakit menular seksual. Infeksi itu bisa
menyebabkan proses reproduksi seseorang mengalami keguguran, cacat janin dan
mempengaruhi pertumbuhan dan perkembangan janin yang ada di dalam kandungan.
Hal itu dikarenakan virus HPV penyebab infeksi bisa masuk ke dalam plasenta
sehingga janin bisa terinfeksi oleh virus tersebut.
PEKERJAAN
Pekerjaan juga menjadi faktor eksternal
yang bisa menyebabkan tumbuh dan kembang manusia menjadi terganggu. Bisa kita
lihat kuli panggul yang memanggul barangnya di leher, kepala atau punggung,
mereka lama-kelamaan akan memiliki tubuh yang pendek dan perkembangan yang
tidak maksimal. Hal itu dikarenakan membawa barang yang berat dan membebani
tubuh bisa membuat tubuh menjadi bungkuk. Sehingga tubuh bungkuk itu membuat
pertumbuhan dan perkembangan menjadi terganggu.
SANITASI
LINGKUNGAN
Anak-anak yang tinggal di lingkungan
yang tercemar bisa membuat anak tersebut rentan untuk terhambat tumbuh dan
kembangnya. Hal itu dikarenakan zat-zat berbahaya yang ada pada lingkungan yang
tercemar itu bisa masuk kedalam tubuh anak dan mempengaruhi organ-organnya.
PERASAAN
MANUSIA
Manusia yang hidup dalam kondisi
perasaan yang tertekan akan terhambat tumbuh dan kembangnya. Selain itu manusia
yang selalu dalam perasaan tertekan akan menyebabkan kesehatan menjadi terganggu
dan akan menghambat pertumbuhan dan perkembangan manusia melalui fase
pertumbuhan.
STIMULASI
YANG BAIK
Stimulasi yang baik bermanfaat dalam
tumbuh dan kembang anak. Misalnya saja adalah anak yang di dalam kandungan
selalu diberikan stimultan berupa suara saat berada di luar kandungan dia akan
udah mendengarkan kata-0kata orang lain dan dia akan cepat untuk berbicara.
Stimulasi yang dilakukan saat berada di luar kandungan bisa dengan melakukan
sosialisasi sambil bermain atau memgang mainan. Libatkan anak dalam permainan
yang menyenangkan serta latihlah kemandirian anak menggunaan permainan
kemandirian.
KONDISI
SOSIAL EKONOMI
Faktor terakhir yang berpengaruh
terhadap tumbuh dan kembang manusia adalah kondisi sosial ekonomi serta
kebutuhan makhluk hidup. Banyak yang beranggapan bahwa orang kaya akan memiliki
anak yang pintar-pintar dibandingkan dengan anak prang miskin. Anggapan itu pro
dan kontra. Pro nya adalah memang anak orang kaya akan memiliki kondisi sosial
ekonomi yang bagus sehingga gizi anak tersebut cenderung terpenuhi. Sedangkan
anak orang miskin untuk memenuhi gizi sangat sulit sebab rezeki yang dimiliki
hanya sanggup untuk makan sehari-hari.
PENGERTIAN
KELUARGA
Fungsi keluarga adalah suatu pekerjaan-
pekerjaan atau tugas-tugas yang harus dilaksanakan di dalam atau oleh keluarga
itu.
Ada
beberapa fungsi yang dapat dijalankan keluarga, sebagai berikut :
Fungsi biologis
A. Untuk meneruskan keturunan.
B. Memelihara dan membesarkan anak.
C. Memenuhi kebutuhan gizi keluarga.
D. Memelihara dan merawat anggota keluarga.
Fungsi Psikologis
1. Memberikan kasih sayang dan rasa aman.
2. Memberikan perhatian diantara anggota
keluarga.
3. Membina pendewasaan kepribadian anggota
keluarga.
4. Memberikan Identitas anggota keluarga.
5. Fungsi Sosialisasi
6. Membina sosialisasi pada anak.
7. Membentuk norma-norma perilaku sesuai
dengan tingkat perkembangan anak.
8. Meneruskan nilai-nilai budaya keluarga.
Fungsi Ekonomi
Mencari sumber-sumber penghasilan untuk
memenuhi kebutuhan keluarga.
Pengaturan
penggunaan penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.
Menabung
untuk memenuhi kebutuhan keluarga di masa yang akan datang, misalnya pendidikan
anak-anak, jaminan hari tua, dsb.
Fungsi Pendidikan
Menyekolahkan anak untuk memberi
pengetahuan, keterampilan dan membentuk
perilaku anak sesuai bakat dan minat yang dimilikinya.Mempersiapkan
anak-anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya
sebagai orang dewasa.
Mendidik
anak sesuai dengan tingkat perkembangannya. Ahli lain membagi fungsi keluarga,
sebagai berikut :
1. Fungsi Pendidikan : Dalam hal ini tugas
keluarga adalah mendidik dan menyekolahkan anak untuk mempersiapkan kedewasaan
dan masa depan anak bila kelak dewasa.
2. Fungsi Sosialisasi anak : Tugas keluarga
dalam menjalankan fungsi ini adalah bagaimana keluarga mempersiapkan anak
menjadi anggota masyarakat yang baik.
3. Fungsi Perlindungan: Tugas keluarga
dalam hal ini adalah melindungi anak dari tindakan-tindakan yang tidak baik
sehingga anggota keluarga merasa terlindung dan merasa aman.
4. Fungsi Perasaan : Tugas keluarga dalam
hal ini adalah menjaga secara instuitif merasakan perasaan dan suasana anak dan
anggota yang lain dalam berkomunikasi dan berinteraksi antar sesama anggota
keluarga. Sehingga saling pengertian satu sama lain dalam menumbuhkan
keharmonisan dalam keluarga.
5. Fungsi Religius : Tugas keluarga dalam
fungsi ini adalah memperkenalkan dan mengajak anak dan anggota keluarga yang
lain dalam kehidupan beragama, dan tugas kepala keluarga untuk meyakinkan bahwa
ada kehidupan lain setelah dunia ini.
Fungsi
Ekonomis
Tugas kepala keluarga dalam hal ini
adalah mencari sumber-sumber kehidupan dalam memenuhi fungsi-fungsi keluarga
yang lain, kepala keluarga bekerja untuk mencari penghasilan, mengatur
penghasilan itu, sedemikian rupa sehingga dapat memenuhi kebutuhan-kebutuhan
keluarga.
Fungsi
Rekreatif
Tugas keluarga dalam fungsi rekreasi ini
tidak harus selalu pergi ke tempat rekreasi, tetapi yang penting bagaimana
menciptakan suasana yang menyenangkan dalam keluarga sehingga dapat dilakukan
di rumah dengan cara nonton TV bersama, bercerita tentang pengalaman
masing-masing, dsb.
Fungsi
Biologis
Tugas
keluarga yang utama dalam hal ini adalah untuk meneruskan keturunan sebagai
generasi penerus.
Keluarga
adalah susunan orang-orang yang disatukan oleh ikatan-ikatan perkawinan, darah
atau adopsi.
E.
Pengertian masyarakat
Pengertian
Masyarakat – Pengertian masyarakat terbagi atas dua yaitu pengertian masyarakat
dalam arti luas dan pengertian masyarakat dalam arti sempit. Pengertian
Masyarakat dalam Arti Luas adalah
keseluruhan hubungan hidup bersama tanpa dengan dibatasi lingkungan,
bangsa dan sebagainya. Sedangkan Pengertian Masyarakat dalam Arti Sempit adalah
sekelompok individu yang dibatasi oleh golongan, bangsa, teritorial, dan lain
sebagainya. Pengertian masyarakat juga dapat didefinisikan sebagai kelompok
orang yang terorganisasi karena memiliki tujuan yang sama.
F.
GOLONGAN MASYARAKAT
Masyarakat
terbagi menjadi 2 golongan, yaitu :
1. Masyarakat sederhana. Dalam lingkungan
masyarakat sederhana (primitive) pola
pembagian kerja cenderung dibedakan menurut jenis kelamin. Pembagian
kerja berdasarkan jenis kelamin, nampaknya berpangkal tolak dari latar belakang
adanya kelemahan dan kemampuan fisik antara seorang wanita dan pria dalam
menghadapi tantangan-tantangan alam yagn buas saat itu.
2. Masyarakat Maju. Masyarakat maju
memiliki aneka ragam kelomok sosial, atau lebih dikenal dengan sebuatan
kelompok organisasi kemasyarakatan yang tumbuh dan berkembang berdasarkan kebutuhan
serta tujuan tertentu yang akan dicapai. Dalam lingkungan masyarakat maju,
dapat dibedakan.
G.
Perbedaan Masyarakat Industri dan Non Industri
MASYARAKAT
NON INDUSTRI
Secara garis besar, kelompok ini dapat
digolongkan menjadi gua golongan yaitu kelompok primer dan kelompok sekunder.
Dalam kelompok primer, interaksi antar anggotanya terjadi lebih intensif, lebih
erat, lebi akrab. Kelompok ini disebut juga kelompok face to face group.Sifag
interaksi bercirak kekeluargaan dan lebih berdasarkan simpati. Pembagian kerja
atau pembagian tugas pada kelompok ini dititik berakan pada kesadaran,
tanggungjawab para anggotadan berlangsung atas dasar rasa simpati dan secara
sukarela. Dalam kelompok sekunder terpaut saling hubungan tidak langsung,
formal, juga kurang bersifat kekeluargaan. Oleh krn itu sifat interaksi,
pembagian kerja, diatur atas dasar pertimbangan-pertimbagnan rasional obyektif.
Para anggota menerima pembagian kerja atas dasar kemampuan / keahlian tertentu,
disamping dituntut target dan tujuan tertentu yang telah ditentukan.
MASYARAKAT
INDUSTRI
Masyarakat Industri Durkheim
mempergunakan variasi pembangian kerja sebagai dasar untuk mengklasifikasikan
masyarakat, sesuai dengan taraf perkembangannya. Akan tetapi is lebih cenderung
mempergunakan dua taraf klasifikasi, yaitu yang sederhana dan yang kompleks.
Masyarakat-masyarakat yang berada di tengah kedua eksterm tadi diabaikannya
(Soerjono Soekanto, 1982 : 190).
Jika pembagian kerja bertambah kompleks,
suatu tanda bahwa kapasitas masyarakat semakintinggi. Solidaritas didasarkan
pada hubungan saling ketergantungan antara kelompok-kelompok masyarakat yang
telah men2enal pengkhususan.Otonomi sejenis, juga menjadi ciri daribagian/
kelompok-kelompok masyarakat industri. Otonomi sejenis dapat diartikan dengan
kepandaian/keahlian khusus yang dimiliki seseorang secara mandiri, sampai pada
batas-batas tertentu.
Contoh-contoh
: tukang roti, tukang sepatu,tukang bubut, tukang las, ahli mesin, ahli listrik
dan ahli dinamo, mereka dapat bekerja secara mandiri. Dengan timbulnya
spesialisasi fungsional, makin berkurang pula ide-ide kolektif untuk
diekspresikan dan dikerjakan bersama. Dengan demikian semakin kompleks
pembagian kerja, semakin banyak timbul kepribadian individu. Sudah barang tentu
masyarakat sebagai keseluruhan memerlukan derajat integrasi yang serasi. Akan
tetapi hanya akan sampai pada batas tertentu, sesuai dengan bertambahnya individualism.
MAKNA
INDIVIDU, MAKNA KELUARGA, MANA MASYARAKAT
MAKNA
INDIVIDU
Manusia adalah makhluk individu. Makhluk
individu berarti makhluk yang tidak dapat dibagi-bagi, tidak dapat
dipisah-pisahkan antara jiwa dan raganya. Pendapat lain bahwa manusia sebagai
makhluk individu, tidak hanya dalam arti makhluk keseluruhan jiwa raga,
melainkan juga dalam arti bahwa tiap-tiap orang itu merupakan pribadi(individu)
yang khas menurut corak kepribadiannya, termasuk kecakapan-kecakapan serta
kelemahan-kelemahannya.
MAKNA
KELUARGA
Keluarga adalah merupakan kelompok
primer yang paling penting di dalam masyarakat. Keluarga merupakan sebuah group
yang terbentuk dari perhubungan laki-laki dan wanita, perhubungan mana sedikit
banyak berlangsung lama untuk menciptakan dan membesarkan anak-anak.
MAKNA
MASYARAKAT
Ada
dua pendapat tentang pengertian Masyarakat yaitu;
1. menurut Drs. JBAF Mayor Polak menyebutkan
masyarakat adalah wadah segenap antar hubungan sosial yang terdiri atas banyak
sekali kolektiva serta kelompok , dan tiap-tiap kelompok terdiri atas
kelompok-kelompok yang lebih baik atau Subkelompok.
2. Prof. M.M Djojodiguno tentang masyarakat
adalah suatu kebulatan dari pada segala perkembangan dalam hidup bersama antara
manusia dengan manusia
Jadi secara garis besar masyarakat
adalah suatu kelompok manusia yang telah memiliki tatanan
kehidupan,norma-norma,adat istiadat yang sama-samaditaati dalam lingkungannya.
Tatanan kehidupan, norma-norma yang
mereka miliki itulah menjadi dasar kehidupan sosial dalam lingkungan mereka,
sehingga dapat membentuk suatu kelompok manusia yang memiliki ciri-ciri
kehidupan yang khas. Dalam lingkungan itu terdiri antara orang tua dan anak,
antara ibu dan ayah,antara kakek dan cucu, antara kaum laki-laki dan kaum
wanita larut dalam suatu kehidupan yang teratur dan terpadu dalam suatu
kelompok manusia, yang disebut masyarakat.
J.
Urbanisasi
Urbanisasi adalah perpindahan penduduk
dari desa ke kota. Urbanisasi adalah masalah yang cukup serius bagi kita semua.
Persebaran penduduk yang tidak merata antara desa dengan kota akan menimbulkan
berbagai permasalahan kehidupan sosial kemasyarakatan. Jumlah peningkatan penduduk
kota yang signifikan tanpa didukung dan diimbangi dengan jumlah lapangan
pekerjaan, fasilitas umum, aparat penegak hukum, perumahan, penyediaan pangan,
dan lain sebagainya tentu adalah suatu masalah yang harus segera dicarikan
jalan keluarnya.
Berbeda dengan perspektif ilmu
kependudukan, definisi urbanisasi berarti persentase penduduk yang tinggal di
daerah perkotaan. Perpindahan manusia dari desa ke kota hanya salah satu
penyebab urbanisasi. Perpindahan itu sendiri dikategorikan 2 macam, yakni migrasi
penduduk dan mobilitas penduduk. Migrasi penduduk adalah perpindahan penduduk
dari desa ke kota yang bertujuan untuk tinggal menetap di kota, sedangkan
Mobilitas Penduduk berarti perpindahan penduduk yang hanya bersifat sementara
saja atau tidak menetap.
Untuk mendapatkan suatu niat untuk
hijrah atau pergi ke kota dari desa, seseorang biasanya harus mendapatkan
pengaruh yang kuat dalam bentuk ajakan, informasi media massa, impian pribadi,
terdesak kebutuhan ekonomi, dan lain sebagainya.
Pengaruh-pengaruh tersebut bisa dalam
bentuk sesuatu yang mendorong, memaksa atau faktor pendorong seseorang untuk
urbanisasi, maupun dalam bentuk yang menarik perhatian atau faktor penarik. Di
bawah ini adalah beberapa atau sebagian contoh yang pada dasarnya dapat menggerakkan
seseorang untuk melakukan urbanisasi perpindahan dari pedesaaan ke perkotaan.
Faktor
yang mempengaruhi terjadinya Urbanisasi :
1.
Lahan pertanian semakin sempit.
hal ini akan memicu terjadinya urbanisasi
krna akibat dari kemajuan suatu kota menjadi kota modern, sehingga tanah yang
biasa di jadikan lahan pertanian menjadi kurang, karena, kebanyakan lahan
tersebut sudah menjadi pabrik ataupun perusaan besar.
2.
Merasa tidak cocok dengan budaya setempat.
kebanyakan masyarakat yg menjadi warga asing di sebuah negara
banyak merasakan ketidak cocokan dengan budaya yg dulu mereka anut, karena itu
mereka memilih melakukan urbanisasi sehingga mereka bisa mencari budaya yang di
anggap pantas buat si pelaku urbanisasi.
3.
Menganggur karena tidak banyak lapangan kerja.
Faktor ini biasa terjadi atau yang paling
sering terjadi dalam proses urbanisasi, dikarenakan si pelaku ingin atau
mempunyai hasrat untuk mendapatkan pekerjaan, karena, di tempat asalnya
lapangan kerja kurang atau tidak memadai.
4.
Memiliki impian kuat menjadi orang kaya.
Seiring berkembangnya zaman menuju
kemoderenan, si pelaku urbanisasi ingin menjadi orang kaya dikarenakan si
pelaku memiliki kemauan bersaing yang pantang menyerah sehingga ia bertekad
untuk menjadi orang kaya, hal ini di karenakan banyak manusia yg melakukan
urbanisasi ke kota maupun negara lain ingin berhasil, artinya mereka ingin
memutar nasib menjadi orang kaya.
sumber
:
http://
mosiolog.blogspot.com
Duran
(1967), Todaro (1983), UN (2001), UN (2005)
Komentar
Posting Komentar